Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

07 April 2014

Pileg 2014 #6; 'Membangun' TPS

Sebagai bagian dari KPPS, maka hari libur terakhir menjelang hari pemilihan Rabu, 9 April 2014, menjadi hari kami dan anggota KPPS laonnya berkumpul di salah satu halaman miik warga, yang mengikhlaskan untuk menjadi bagian dari kegiatan demokrasi. Kami berkumpul dalam rangka bergotongroyong 'membangun' TPS.

Pilihan kami kepada halaman milik warga untuk di'bangun' TPS tidak lain karena lokasi dan kepraktisan. Selain juga karena tidak adanya pilihan yang lebih baik di bandingkan dengan TPS yang ada di tetangga kami, yang menggunakan gedung milik publik.

Alasan pertama, karena di lokasi seitar daerah TPS kami memang tidak tersedia lahan yang mampu menampung lebih kurang 50 orang dalam waktu bersamaan  untuk kegiatan pemilihan. Ada memang halaman kantor, tetapi terlalu panas untuk pemilih jika itu yang kami gunakan. Karena lahan itu merupakan lahan parkir yang tanpa peneduh. Sedang sekolahan juga tidak terdapat di lahan sekitar TPS kami.

Alasan kedua, Kami tidak ingin mangganggu lalu lintas jalan yang memang sudah sempit di daerah kami. Jika kami hari okupasi jalan itu sebagai tempat pemungutan suara, maka pengguna akan merasa terganggu, dan kami pun menjadi kurang merasa bebas merdekan dan enak.

Alasan ketiga, dengan dan yang peruntukkannya untuk lokasi TPS, maka kami lebih memilih dana yang ada untuk membeli peneduh yang pada masa-masa pemilu yang akan datang peneduh yang kami adakan tersebut masih mampu digunakan. Selain juga sebagai biaya gotong royong berupa membeli teh manis atau kopi, air mineral, dan tape uli sebagai penganan kecil. 

Dengan kondisi seperti itulah, kami memilih akhir pekan kemarin sebagai hari berkumpul para anggota petugas TPS kami bergotongroyong membersihkan halaman milik warga yang kami pinjam dan 'membangun' TPS.

Tidak lupa kami juga menyiapkan segala rupa untuk kelancaran bagi pemungutan tidak kurang dari 550 suara yang terdapat dalam DPT di TPS kami. Dan meski kami menjadi bagian kecil dalam hajat demokrasi Indonesia, tapi kami merelakan diri untuk memberikan kontribusi tersebut secara tulus sebagaimana ketulusan tetangga kami yang meminjamkan halaman rumahnya sebagai pelaksanaan proses pemilihan para legeslator periode 2014-2019 tersebut.

Jakarta, 7 April 2014.

Tidak ada komentar: