Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

17 April 2018

Tamu dari Purworejo

Pada Kamis, 5 April 2018, saya kedatangan tamu dari Purworejo. Tamu datang dalam rombongan keluarga. Sekitar pukul 09.00 beliau datang ke sekolah dan saya terima di ruang kerja saya. Kedatangannya tidak mengagetkan karena memang beberapa waktu sebelumnya telah terjadi komunikasi. Dan saya bagikan peta lokasi dimana saya sedang berada. Alhamdulillah mereka datang sesuai dengan apa yang disampaikan melalui pesan singkat.

Ketika kami muda, tamu saya adalah teman satu kelompok pada saat kami mendapat tugas mengajar sistem blok dari SPG di Purworejo. Pada saat itu, tahun 1983, tugas kami adalah mengajar di SDN Gintungan yang masuk dalam wilayah Kabupaten Purworejo. Kawan saya ini, sekarang mengemban sebagai Kepala SDN Bayan, plus satu lagi yang seorang mengampu Kepala Sekolah swasta di wilayah Wonosobo, adalah sahabat satu kamar selama tiga bulan di Gintungan tersebut. Karena itu, maka kami mengenal lebih baik dengan masing-masingnya.
Ada tujuan lain dari kawan saya ini selain sekedar  berkunjung ke sekolah saya. Karena memang beberapa waktu sebelumnya, saya memberitahukan di grup media sosial kami, kalau-kalau ada yang akan melanjutkan perawatan terhadap Hansamu. Ini karena Hansamu telah berada dalam lingkungan keluarga saya hampir selama lima tahun. Dan kami menganggap sudah waktunya Hansamu berada dalam keluarga lain. Dan alhamdulillan bahwa sahabat saya berkenan untuk melanjutkan perawatannya. Maka sahabat saya mengajak serta keluarganya untuk berkunjung ke sekolah saya sekaligus membawa serta Hansamu...

Jakarta, 17 April 2018.

10 April 2018

Panen Buah

Dalam kesempatan saya mudik pada awal Maret 2018, tidak lupa saya janjian bertemu beberapa teman sekolah. Bukan untuk acara reuni yang menjadi pertemuan tersebut, tetapi benar-benar ingin membuktikan untuk panen buah. Bukan buah dari pohon buah milik sendiri tetapi buah milik orang lain yang akan kami sama-sama akan beli dan makan.

Buah yang memang membuat saya untuk membuat jadwal mudik adalah buah durian, yang kata petaninya di Somongari, Kaligesing, Purworejo, Jawa Tengah adalah panen kali kedua setelah panen mereka di Bulan Desember lalu. 

Namun sebelum pergi ke Somongari sebagai sentra buah durian lokal, saya berkesempatan untuk memetik buah rambutan yang aceh dan manis. Serta buah naga yang juga maknyus di halaman samping dan halaman belakang rumah teman saya di Purworejo. Di rumahnya yang dikelilingi tanaman buah itu, saya memilih untuk mencicipi buah rambutan dan buah naga sebanyak yang tidak saya butuhkan. Sehingga ketika saya bermaksud pamitan, tuan rumah yang adalah sahabat di kala muda tersebut, membawa sertakan buah- buah yang saya petik.

Jakarta, 10 April 2018.

Nonton Live Music

Ada kegiatan yang belum saya catat dalam halaman saya ini ketika bersama teman-teman di Tebet berakhir pekan di KL, Malaysia akhir bulan Maret 2018. Yaitu menghabiskan waktu sore hari dengan mencari makan setelah seharian kami berkeliling menemukan hal yang kami pikir dapat menjadi, istilah keren saya adalah, benchmarking bagi kehidupan kami.

Lokasi yang kami pilih tidak jauh dari perempatan jalan Bukit Bintang yang menjadi bagian dari berkumpulnya orang-orang untuk tujuan yang saya dengan apa yang kami sampaikan di atas. Dan kembali kami memilih makan malam kami ikan bakar. Dan sebelum sampai ke perempatan jalan Bukit Bintang yang dari kejauahan terdengar suara musik orkes melayu, kami ingin sekali mencoba duriang yang per kilogramnya dijual dengan harga RM 30, durian musang king.

Apa kemudian yang kami saksikan dengan grup musik yang kemarin sore juga manggung di pojokkan jalan itu? Hiburan dan kekaguman. Kami beberapa lama berdiam di pojokkan jalan itu untuk mendengarkan 4 atau lima lagu secara live. Dengan lagu dari berbagai tempat. Ada lagu berbahasa Melayu, lagu berbahasa India, berbahasa Jawa, dan lagu berbahasa Indonesia. Saya tidak tahu apakah penyanyinya juga mengetahui dan memahami syair dari lagu-lagu yang dia nyanyikan. Tetapi melihat dari gerak tubuhnya, sepertinya ia menghayati dari pada syair lagu yang dinyanyikan.

Kagum saya tidak terlepas dari aktivitas musik pojokkan jalan yang dilihat dari sisi ikhtiar para musisinya, adalah kompetensi untuk menguasai berbagai ragam pengunjung yang serung saya saksikan minta foto setelah memesan lagu dan memasukkan donasi di tempat yang mereka sediakan, dan juga menguasai berbagai ragam irama lagu serta bahasanya.

Jakarta, 10 April 2018.