Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

25 May 2013

Ada Musholah di Atas Bukit Terjal

Ini merupakan niatan lama yang baru saya dapat laksanakan. Berawal dari rasa penasaran atas apa yang saya dapatkan dari cerita tetangga tentang dibangunnya sebuah mushola di puncak Gunung Singsong, yang ada di desa kami, Kecamatan Bagelen, Purworejo. Sebuah bangunan yang dibangun jauh dari lokasi hunian penduduk oleh seseorang yang si penceritanyapun bingung ketika diminta identitasnya. 

Ketika perntanyaan kami kepada mereka yang mengetahui keberadaan mushola itu; "Siapa yang membangun?". Dan jawabannya hampir seragam: "Orang jauh. Yang pasti orang sukses dari Jakarta, yang justru bukan orang asal desa kita." Begitu selalu yang saya dengar dari tetangga.

Oleh karenanya, ketika ada tawaran teman untuk mengantar dan sekaligus memandu saya ke mushola tersebut, tidak ada kata selain "Siap!". Maka jadilah hari itu, pukul 12.15, dengan bersepeda, kami menyusuri jalan desa yang masih tanah.

45 menit setelah kami harus menitipkan sepeda kami di halaman rumah seorang penduduk,  yaitu dengan menyusuri jalan tanah berbatu kerikil kali, menyeberang sungai kecil, dan jalan setapak yang berada di sepanjang lereng gunung, tibalah pada sebuah gerbang permanen menuju ke arah puncak gunung yang berundak terjal. Inilah awal lokasi mushola itu.

Gerbang menuju mushola yang berada di puncak Gunung Sengsong, Kecamatan Bagelen, Purworejo.
 
Bangunan permanen Mushola Samiaji.


"Hanya pada malam tertentu mushola ini akan dikunjungi oleh lebih dari dua orang. Mereka, para pengunjung akan melaksanakan shalat berjamaah dan doa bersama. Selebihnya, mushola ini akan sepi seperti sekarang ini." Begitu pemandu saya, yang juga adalah sahabat kecil saya di desa. Dan bagi saya yang baru melihat secara langsung tentang keberadaan bangunan itu, tidak henti untuk membatin; "Mengapa orang membuat bangunan ini berdiri disini?"

Jakarta, 22 Mei-Jakarta, 25 Mei 2013.

1 comment:

elok hartiningtyas said...
This comment has been removed by the author.