Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

04 Oktober 2014

Memberi 'Jalan Keluar' untuk Kebuntuan Mengajar

Beberapa hari ini saya disadarkan oleh sebuah permintaan dari guru yang karena tuntutan pembelajaran dalam Kurikulum 2013, maka saya disibukkan dengan membuka-buka buku yang telah lama dipanjang. Baik yang ada di rumah atau juga yang ada di sekolah. Dan bahkan juga tidak ketinggalan buku-buku yang ada di perpustakaan sekolah.

Satu yang menjadi tujuan saya sibuk membuka halaman-halaman buku pembelajaran tersebut adalah menemukan model dan strategi pembelajaran, yang mungkin saya dapat bagikan kepada teman-teman. Seperti yang saya lakukan dalam dua sesi pertemuan sebelum ini. Sesi-sesi tersebut adalah sesi berbagi. Dan dalam dua sesi itu saya membagikan apa yang saya dapat dari buku kepada teman-teman. 

Dan alhamdulillah, meski model atau juga strategi pembelajaran tersebut memberikan contoh untuk pemberian materi pelajaran pada mata pelajaran tertentu, saya berharap sekali agar guru-guru tersebut dapat memodifikasi apa yang saya sampaikan pada mata pelajarannya. 

Karena hanya dengan seperti itu guru-guru saya tersebut dapat menemukan keluasan ide dalam menjalankan tugas pembelajaran di kelasnya. Meski harus juga saya akui bahwa apa yang menjadi contoh tersebut, guru harus rajin dan bersungguh-sungguh dalam tahap mengembangkan.

Walau juga harus saya akui bahwa tahap pengembangkan ini bukan bagian yang mudah yang akan guru lakukan. Namun sebagaimana yang saya sampaikan pula bahwa agar teman-teman guru itu membangun komunitas ingin tahu dan tidak mudah puas diantara mereka. Inilah yang saya adopsi dari apa yang teman sebut sebagai komunitas belajar.

Sebagai sebuah usaha, saya berharap sekali agar teman-teman terus menempuh jalan komunitas tersebut. Dan tentunya tidak mudah cepat merasa puas. Semoga.

Jakarta, 4 Oktober 2014.

Tidak ada komentar: