Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

03 Juni 2014

Posisi Diri dalam 'Perubahan' Sekolah

Hari ini, saya membaca butir-butir masukan dari para responden yang diambil dalam sebuah kegiatan Focus Group Discussion atau FGD di sebuah sekolah. Ada sembilan pertanyaan yang diajukan kepada peserta diskusi. Yang pada masing-masing pertanyaan tersebut peserta dapat secara terbuka dan bebas memberikan masukan, pendapat, dan juga gagasannya. Bahkan untuk dua  dari sembilan pertanyaan yang ada, masih dibutuhkan dalam bentuk faktor internal dan faktor eksternal. Hebatnya, dari kesembilan pertanyaan itu, bayak sekali masukan, pendapat dan jga gagasan dari peserta diskusi itu.

Dan saya, ketika membaca laporan hasil diskusi tersebut, yang disarikan dalam bentuk pertanyaan dan poin-poin solusi, pendapat, gagasan, dan masukan dari peserta diskusi tersebut, langsung terbayang bagaimana aura dari sebuah forum diskusi itu. Menggairahkan.

Dan, karena saya uga adalah bagian dari pengelola sekolah dimana para pegawainya sedang menjadi peserta diskusi itu, maka tidak salah jika pada poin-poin tertentu saya merasa panas dingin. Utamanya jika mendengar masukan. Ini karena persepsi saya dengan persepsi orang tersebut berbeda, atau bahkan bertolak belakang. Mungkin ini karena saya kebetulan sebagai pengelola sedang peserta diskusi adalah para pegawai yang melaksanakan kegiatan operasional sehari-hari.

'Perubahan' Sekolah

Perhelatan FGD tersebut adalah sebuah wahana bagi kami dalam rangkaian gerakan perubahan bagi sekolah kami. Tentunya perubahan agar sekolah kami tetap menjadi sebuah lembaga yang eksis secara konsisten. Dan ini dibutuhkan  ketajaman pendengaran dan penglihatan kami sebagai stake holder yang ada di lembaga untuk kemudian pengetahuan dan pemahaman yang kami dapatkan dapat menjadi 'peluru' dalam mengikuti pergerakan zaman tersebut.

Karena kami yakin bahwa hanya dengan kemampuan untuk beradaptasi sesuai dengan lingkungan yang membutuhkanlah yang menjadi pintu gerbang bagi kelanggengan kami. an itu, salah satu jalanya, adalah megajak seluruh unsur stake holder sekolah yang ada berkontribusi. Ini penting, mengingat seluruh lembaga yang sekarang ada, utamanya adalah lembaga pendidikan swasta, terus berusaha untuk selalu menjadi dan mendapatkan predikat  lebih baik. Maka hanya dengan 'berlari'lah lembaga dimana kami semua berada ini harus selalu siap dan mampu dalam menjaga amanah  masyarakat dalam mengebangkan generasi mudanya.

Logika itulah yang menjadikan kami harus selalu belajardan tumbuh.

Namun dengan membaca masukan, pendapat, dan gagasan itu, masih banyak para peserta yang berada dalam forum tersebut dalam memposisikan dirinya ketika menyampaikan pendapatnya, masukannya, atau gagasannya, berada dalam posisi sebagai pengamat. Sebagai komentator. 

Itulah catatan saya hari ini ketka membaca ringkasan hasil FGD dengan para stake holder kemarin. Sesuatu yang bagus, tetapi sedikit mengecewakan.

Jakarta, 3 Juni 2014.

Tidak ada komentar: