Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

30 Juli 2013

Teman Perubahan

Di sekolah, sebagai miniatur dari sebuah masyarakat dalam bentuk sebuah lembaga, maka isu perubahan juga menjadi bagian yang inheren bagi kelangsungan hidup yang bahagia dan mensejahterakan anggota yang ada di dalamnya. Bahkan untuk memberikan daya juang dan darah segar bagi sebuah pembaharuan dan perubahan di dalamnya, maka sekolah juga ada yang mengusungnya sebagai nobel industry, atau juga ada yang mendeklarasikan bahwa pendidikan sebagai usaha jasa. Deklarasi ini semata-mata untuk memberikan arah kepada seluruh angotanya agar tetap setia pada sebuah pembaharuan, atau yang sering disebut sebagai inovasi. Baik pada tataran organisas dan sistem, staffing, serta pelaksaan kesehariannya.

Semua upaya dan usaha tersebut tidak lain adalah untuk memberikan kepastian tentang kelangsungan dan eksistensi bagi lembaga tersebut. Karena dengan kelangsungan itulah maka seluruh denyut yang ada di semua sisi sebuah organisasi akan tetap bergerak. Ini terutama saya kemukakan untuk sebuah lembaga swasta. Lembaga yang menjadikan dana masyarakat sebagai sumber utama bagi kelangsungan hidupnya.

Mengingat masih sedikit dan minimnya sokongan dalam bentuk subsidi dana dari pihak berkepentingan kepada lembaga yag bernama sekolah swasta. Dan jika dana dari masyarakat tidak dijadikan sebagai upaya lembaga tersebut dalam memperkokoh eksistensinya, maka kehabisan tenaga, kelelahan, dan akhirnya roboh, adalah sebuah implikasi pasti bagi sebuah lembaga swasta tersebut.

Teman Perubahan

Dalam situasi yang demikianlah maka sebuah perubahan, sebuah pembaharuan, sebuah inovasi, agar ia menjadi bagian internal dalam kehidupan di sebuah organisasi dan menjadi bagian dari etos kerja, diperlukan teman perubahan. Ia akan menjadi fasilitator, motivator, dan sering sebagai direction atau pemandu.

Sosok seperti itulah yang akan memberikan jaminan akselerasi bagi terjadinya sebuah gerakan nyata inovasi. Dimana perubahan tidak hanya selesai pada tataran konseptual saja tetapi harus dipastkan terjadi pada tataran operasional.

Karena hanya perubahan yang terjadi pada tataran hidup sehari-hari sajalah yang akan mampu memberikan implikasi kepada kepastian dari sebuah eksistensi sebuah lembaga. Sekali lagi, ini untuk kami yang adalah lembaga pendidikan swasta.  

Lalu, siapakah teman perubahan itu seharusnya jika kita sama-sama menengok  kepada sekolah atau lembaga kita masing-masing? Adakah orangnya itu? Atau mungkinkah itu adalah Anda sendiri?

Jakarta, 28 Juli 2013.

Tidak ada komentar: