Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

18 Oktober 2013

Mengobservasi Makam

Sore itu, sepulang kami dari acara, ada kegiatan yang aneh yang harus menjadi acara berikut sebelum kami menuju ke rumah. Padahal waktu tidak lagi siang. Karena dari lokasi acara keluarga, kami tempuh hingga lepas waktu Magrib untuk sampai di sebuah lokasi acar terakhir kami itu. Yaitu kegiatan observasi di sebuah lokasi yang semestinya meyeramkan untuk sebuah aktivitas menjelang malam. Karena memang lokasi yang kami harus observasi itu tidak lain adalah sebuah makam.

Di makam itulah saya menemani anak untuk melakukan sebuah pengataman sebagai bagian dari mata kuliahnya.  Lalu kegiatan apa saja yang dapat diamati dari sebuah tempat makam umum yang ada di bagian Jakarta itu pada saat waktu menjelang malam hari?

Bagi saya yang memang asing mendatangi tempat makam umum di saat malam akan datang, adalah kegiatan-kegiatan yang lumrah terjadi sebagaimana siang. Orang datang untuk mmanjatkan doa di makam yang tampaknya mereka, para pengunjug itu telah hafal lokasinya. Juga para penjual kembang dan minuman serta beberapa tukang pemanjat doa. Hanya karena waktunya tidak siang lagi, maka orang yang datang pun relatif sedikit. Kalau tidak dikatakan sepi.

Seperti pada malam itu, hanya ada tidak lebih dari 3 kendaraan yang parkir di halaman parkir yang terang benderang. Kalau pun ada yang datang, maka selalu ada yang pulang. Demkian bergantian.

"Lalu apa harapan dari guru yang menjadikan makam sebagai lokasi untuk diobservasi?" kata saya kepada anak.

"Melihat apakah fungsi makam menjadi bertambah sebagai lokasi pemujaan atau sebagai tempat melenceng yang lainnya." Jawab anak.

Saya pun hanya mengajaknya berjlan diantara batu nisan yang berjajar rapi dengan diterangi lampu jalanan setapak yang ada di makam itu.

"Tidak apa-apa kalau memang di tempat makam ini tidak kita temukan sesuatu yang menyimpang. etapi saya sudah tahu apa yang seharusnya saya laporkan dari pengamatan ini" Begitu anak saya menyimpulkan. Kamipun segera meninggalkan tempat makam umum itu.

Jakarta, 18 Oktober 2013.

Tidak ada komentar: