Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

29 Oktober 2013

Belajar Mempraktekkan Konsep

Beberapa waktu lalu, atau bahkan sekarang sekalipun, masih terjadi apa yang kami kumandangkan sebagai langkah untuk menjadi tindakan ternyata masih berada di langit-langit. Maksudnya tidak lain karena apa yang sudah bersama-sama kami kumandangkan sebagai bagian dari komitmen kami berikutnya, ternyata di lapangan  belum menjadi bagian dari hidup yang inheren. Belum nempel menjadi sebuah kebiasaan, apalagi budaya. 

Contoh paling enteng yang kami sepakati sebagai bagian untuk menjadi langkah nyata, adalah meninggalkan ruangan kami masing-masing yang kosong dengan mematikan lampu yang ada juga AC jika memang kita yakin tidak akan kembali dalam waktu lama. Dua hal sederhana tetapi juga menjadi bagian yang tidak mudah untuk selalu menjadi sebuah kebiasaan yang ajeg. Dan ini semua karena lupa akan apa yang semestinya telah kami sepakati bersama untuk terjadi.

Saya sendiri memang juga tidak selalu ingat akan keberadaan lampu yang menyala dan AC yang membuat ruangan sejuk. Ia kadang saya tinggalkan tanpa terlebih dahulu saya matikan. Meski AC tidak selalu saya matikan begitu saya meninggalkan ruangan. Namun setidaknya AC ruangan saya akan nyala hidup dua kali dalam satu hari. Itu biasanya ketika pagi hari saya sampai ruangan dan kemudian saya matikan sekita pukul 10.00 ketika udara begitu dingin saya rasakan. 

Untuk itulah, maka kesepakatan kami ini kembali kami dengungkan bersama. Mari berhemat. Lebih kurangnya itulah yang menjadikan motivasi nyata kami terhadap penggunaan listrik di ruangan kami masing-masing. Kami tidak akan membuat slogan baru seperti go green atau stop global warming. 

Karena dengan membuat apa yang kami sepakati itu nyata, kami ingin itu menjadi bagian yang selalu menempel pada diri kami semua. Semoga.

Jakarta, 29 Oktober 2013.

Tidak ada komentar: