Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

22 Maret 2016

Sekolah Sehat dan Puntung Rokok

Beberapa waktu lalu, dalam grup sosial media, ada teman yang menulis pesan kepada kami semua atas temuan dari pihak Dinas Kesehatan Kota Madya, atas temuan di taman rumput yang ada di halaman sekolah beberapa puntung rokok. Temuan ini menjadi masalah bagi kami karena sekolah akan menjadi duta Kota dalam Lomba Sekolah Sehat untuk jenjang atau tingkat yang lebih tinggi lagi. Maka temuan untung rokok tersebut yang masih masuk dalam kawasan sekolah menjadi temuan yang kurang baik.

Setidaknya itulah yang menjadi rekomendasi dari para tamu pihak Kota ketika melakukan kunjungan untuk pengecekan kesiapan kami dalam ajang Lomba Sekolah Sehat tersebut. "Ini harus benar-benar tidak ada lagi ada di lingkungan sekolah ya Pak. Karena ini sudah melanggar Perda. Bahwa lingkungan sekolah adalah lingkungan yang harus steril dari rokok. Dan puntung rokok ini menjadi bukti bahwa lingkungan sekolah masih mentolerir ada yang merokok." Demikian yang disampaikan oleh Kapala Dinas Kesehatan Kota kepada kami. Saya sendiri ini menjadi hal yang mengagetkan. Karena memang itulah yang kami pasang di spanduk agar lingkungan sekolah benar-benar bebas dari rokok. Tetapi temuan itu membuktikan kepada kami semua bahwa bebas itu belum menjadi kenyataan. 

Pada tahap berikutnya, temuan dalam inspeksi tersebut dan ditulis sebagai laporan kemudian menjadi topik diskusi buat kami, para pengambil kebijakan di lembaga yang sedang bersiap sebagai Sekolah Sehat Provinsi, atau bahkan pada tingkat Nasional.

Lalu bagaimana akhirnya kami semua menyikapi atas saran dan masukan dari Ibu Kepala Dinas tersebut? Yaitu menyepakati agar sesama kami dan teman-teman yang ada di lapangan benar-benar menegakkan Perda tentang lingkungan sekolah yang bebas rokok dan juga ketentuan bahwa sekolah kita adalah sebagai kandidat juara Sekolah Sehat, maka tidak bisa tidak budaya tidak merokok di lingkungan sekolah harus benar-benar dipatuhi. Semoga.

Walau sejujurnya, dalam hati kecil saya memprotes atas kesepakatan dan komitmen itu. Karena bukan saja bebas rokok di lingkungan sekolah, tetapi justru pola hidup sehat yang menjadi tujuan akhir dari pencapaian sekolah sebagai kandidat sekolah sehat. Jadi bukan sekedar tidak merokok atau tidak membuang puntung rokok di lingkungan sekolah.

Jakarta, 22 Maret 2016.

Tidak ada komentar: