Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

25 Agustus 2013

Mudik 2013 #17; Disergap Udara Dingin

Suasana agak berbeda dengan mudik Idul Fitri 1434 Hijriah tahun ini. Ini karena pada saat malam hingga pagi hari, udara di kampung halaman kami yang ada di wilayah Kedu Selatan, begitu dingin terasa. Teman saya yang ada di daerah Purwodadi, Purworejo, harus menulis di status Facebook-nya tentang suhu udara di kampungnya 18 derajat! Pasti ini informasi dari komputer tabletnya.

Saya sendiri dan anak-anak juga merasakan yang berbeda. Tapi itu justru membuat kami memiliki cerita. Karena pagi sebelum kami memulai kegiatan, mau tidak mau harus mengambil air untuk membasuh wajah. Dan air yang ada di dalam bak mandi atau dalam padasan, dinginnya terasa seperti ketika kami sedang di Puncak, Bogor. Luar biasa bukan?

Apalagi jika kami harus berjalan mengelilingi kampung untuk bercengkerama dengan sanak saudara dan handai taulan. Angin yang berhembus menjadi bagian kenangan tersendiri. Dan itu bukan kami saja yang menjadi tamu di kampung halaman kami sendiri, teman dan saudara di kampung pun mengalami hal yang menyenangkan itu. Mereka menyebutnya sebagai musim mbediding. Itu istilah dari Bahasa Jawa yang memiliki arti kedinginan yang sangat. Suasana seperti ini ketika bulan tiba pada Juni, Juli, dan biasanya hingga Agustus.

Jakarta, 19-25 Agustus 2013.

Tidak ada komentar: