Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

14 Desember 2015

Nikmati Saja Komentar Komentator

Ya benar. Saya menikmati saja komentar komentator. Pengamat. Kritikus. Atas apa yang kami telah lakukan dalam tahap operasional di sekolah. Karena sesungguhnya para komentator, pengamat atau kritikus yang menyampaikan masukan buat saya adalah bagian dari sekolah yang saya berada di dalamnya juga. Maksudnya, mereka yang mengemukakan komentar itu adalah para sahabat dan karib sendiri, yang sebenarnya yang dibutuhkan dari dia adalah informasi ide, koordinasi dalam pelaksanaan, dan ekskusi. Jadi tidak lagi pada tataran komentar.

Tapi apa mau dikata? Bahwa komentar, kritik, dan pernyataan hasil pengamatannya telah terlontar dan tertera dalam area umum? Seperti pagi ini, ketika saya membuka chat dalam grup Whattaps? Maka seluruh anggota grup telah mengetahui apa yang menjadi gagasan teman saya itu. Dan itu tidak menjadi persoalan buat saya yang setelah membaca apa yang mereka tuliskan dan mencernanya menjadi bertambah tugas dan amanat yang harus saya lakukan. Tapi setidaknya saya manikmati saja apa yang menjadi perilaku para komentator itu.

Walau, sering sekali setelah itu saya memegang jidad, dan berguman; o... jadi selama ini saya sendirian ya yang harus mengerjakan semua operasional di sekolah? Okey, jawab batin saya. Saya tidak perdulikan lagi sikap apa yang harus saya ambil setelah ini. Apakah masih mau mendengar atau tidak tentang apa yang dikomentarinya?

Jadi semacam ketidakpuasan hati. Karena bukankah amanat itu harus menjadi bagian kita semua untuk mengerjakannya sepanjang memang kita berada dalam satu wadah atau lembaga yang bernama sekolah?

Aneh bukan? Tetapi karena hal ini berlangsung dan terjadi secara berturut-turut, maka saya dengan rendah hati juga harus mengatakan kepada batin saya agar itu semua menjadi hal yang harus dapat saya nikmati.

Dan karenanya, maka saya sendiri mulai menghitung agar setelah masa kontrak habis, segera setelah itu mencari lahan baru yang lebih kondusif bagi pengembangan diri ke masa yang akan datang, yang lebih baik lagi. Semoga.

Jakarta, 14 Desember 2015.

Tidak ada komentar: