Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

02 Mei 2016

Menemani "Perubahan' Guru #22; Persepsi Para Pengelola

Sebagai badan pendidikan formal swasta, maka keberadaan Yayasan sebagai bagian dari unsur pengelola sekolah menjadi tidak dapat dipisahkan terhadap sekolah itu sendiri. Meski antara Yayasan dan Sekolah memiliki sisi yang amat berbeda. Tetapi keduanya memiliki hubungan yang harus saling memberikan kontribusi dan dukungan secara intens dan terus menerus. 

Yayasan harus benar-benar memahami spesifikasi dari lembaga sekolah yang ada di bawah naungannya, meski para pengurus, pengawas, dan pembina yang ada di dalam unsur Yayasan bergantian. Tetapi postur sekolah yang menjadi impiannya, operasional sekolah yang merupakan pengejawantahan dari impiannya, serta faktor-faktor yang mendukung dan yang menjadi hambatan, benar-benar harus dipahami dengan sedetil-detilnya.

Tidak saja bagian keuangan dan pengembangan infrastruktur sekolah yang menjadi perhatian bagi Yayasan, tetapi juga pengembangan para pendidik yang menjadi tumpuan terbesar bagi pengembangan sekolah secara berkesinambungan. Guru dan SDM pendukung harus menjadi perhatian penting selain produk dari sekolah itu sendiri.

Dengan cara melihat seperti inilah maka saya sebagai bagian dari pihak Yayasan di sebuah sekolah swasta selalu melihat peluang dan operasinal sekolah seteliti dan secermat mungkin. Semua ni bertujuan untuk memberikan kepastian bagi keberlangsungan dan kelanggengan lembaga.

Demikian pula dengan anggota Yayasan yang lain, semua memiliki kacamata pandang dan persepsi yang sama untuk sebuah kepastian bagi keberlangsungan.  Dan selain pertemuan fisik yang memang harus selalu ada diantara kami, kebaradaan kami yang secara sendiri-sendiri, membagi informasi terhadap apa yang telah terjadi di sekolah, yang sedang berlangsung, atau bahkan yang akan segera berlangsung, sebagai bagian dari menyatukan pemahaman dan persepsi.

Kenyataan ini memang harus menjadi kesadaran kami bersama-sama sehingga tidak akan pernah terjadi, semoga, kekagetan diantara kami ketika harus menemukan informasi atau fenomena deviasi antara apa yang menjadi impian kami bersama dengan bentuk operasional di lapangan.

Semoga.
Selamat Hari Pendidikan Nasional!

Jakarta, 2 Mei 2016.

Tidak ada komentar: