Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

24 Maret 2015

'Cerdas Pendengaran'

"Pak bagaimana saya dapat melakukan apa yang Bapak sampaikan itu semua kalau program yang Bapak susun itu tidak ada yang menyentuh kami, atau setidaknya saya." Demikian seorang teman guru menyampaikan pendapatnya di sebuah forum diskusi yang kebetulan saya ikut serta hadir di dalamnya. Kata-katanya terasa cerdas dan berbobot. Saya mencoba mencerna saja kata-kata itu. Sebagaimana kata-kata lain yang bergantian mengudara di ruangan diskusi guru tersebut.

Diskusi tetap berlangsung setelah pertanyaan dan pendapat yang disampaikan mendapat jawaban atau penegasan dari para nara sumber. Termasuk juga pendapat yang sudah saya kutip di atas. Mendapat jawaban yang baik menurut saya. Walau terus terang konteks dari makna yang tersembunyi itu tetap bukan menjadi pemahaman saya.

"Bapak dan Ibu sekalian, jangan pernah kita untuk naik kelas, untuk meningkatkan daya saing diri kita sendiri, harus bergantung dari program atau uluran tangan lembaga atau orang lain. Konsepkan bahwa daya saing kita di masa depan adalah hasil dan buah dari jerih payah kita hari ini. Juga jangan sampai ketika kita menunggu kesempatan program pengembangan itu tidak datang-datang, tetapi justru kitalah sebenarnya yang paling banyak menikmati program pengembangan dari lembaga tersebut?"

Jawaban itu mengalir begitu saja. Penggalan kalimat pertama saya setuju sekali. Bukan karena memang begitu konsep yang seharusnya. Tetapi juga masuk akal sehat saya. Namun penggalan kalimat yang kedua atas jawaban itu, saya tidak atau setidaknya belum faham konsepnya.

"Itu karena Ibu yang bertanya tersebut adalah guru yang selama ini mendapat tugas dari sekolah untuk mendampingi peserta didiknya ke luar negeri." Jelas teman diskusi saya yang berada di satu atap dimana si penanya tersebut bertugas sehari-hari sebagai guru.

"Jadi jawaban tersebut justru mengenai pada apa yang sedang di ungkapkan tersebut. Tetapi kalau telinganya juga cerdas menangkapnya." Lanjutnya.

Saya hanya diam saja. Karena saya memiliki konsep pengembangan diri pada diri saya sebagai bekal untuk meningkatkan daya saing saya adalah mulai dari diri saya sendiri, sekarang juga, dan awali pengembangan itu dari yang paling mungkin dilakukan!

Jakarta, 24 Maret 2015.

Tidak ada komentar: