Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

09 Mei 2014

UN 2014 #7; Jalan-Jalan Naik Bus Trans Usai UN

Setelah usai mengerjakan UN untuk Mata Pelajaran Matematika pada hari kedua ujian nasional SMP pada Selasa, 6 Mei 2014 lalu, dan khusus di sekolah kami, maka seusai pelaksanaan UN terseut akan ada kegiatan untuk bimbingan dari guru sebagai persiapan untuk UN hari berikutnya, terdapat satu anak didik kami yang melakukan rekreasi dengan berkeliling Jakarta dengan naik bus way. Inilah yang menjadi catatan saya kali ini. Catatan ini saya dapatkan dari cerita pengawas UN di sekolah kami yang ketika di tengah jalan bertemu dan bahkan satu kendaraan dengan anak didik kami tersebut.

Ini memang cara unik anak didik kami yang sungguh berbeda dari yang lainnya. Jika ada siswa kami yang meminta izin untuk bermain piano sebagai upaya agar kepalanya enteng, maka khusus anak didik saya itu melakukannya dengan berkeliling Jakarta dengan menumpang bus tranjakarta. Meski begitu, saya melihatnya sebagai hal yang berbada dan unik.

Hafal Rute dan Peta Kota

Kekaguman saya kepada anak istimewa kami itu, yang pertama adalah keyakinan dan kepercayaan dari kedua orangtuanya kepada ananda untuk 'blusukan' dengan kendaraan umum secara mandiri. Tanpa pendamping, pengawalan, atau bahkan dengan uang yang secukupnya. Rasa percaya dari kedua orangtua ini menjadi modal yang paling berharga untuk seorang remaja di usia 15!

Anehnya, meski anak itu telah berkeliling-keliling kota dengan menumpang kendaraan umum, namun ia akan kembali lagi ke sekolah untuk janjian dengan supir yang akan menjemputnya nanti di sekolah sesuai dengan perjanjian antar mereka. terdengar aneh, tetapi memang seperti itu yang terjadi.

Dan karena hobinya untuk menggunakan kendaraan umum dalam menyusuri jalanan kota Jakarta, di tambah kegetolannya dalam googling tentang berbadai informasi Jakarta, transportasi umum, dan juga map, maka di usianya itu, ia telah mampu mengetahui, menghafalkan, dan memahami berbagai jalanan yang ada di Jakarta dan trayek untuk kendaraan umum. Jangan heran jika ia akan memberikan penjelasan kepada kita ketika kita menginginkan informasi tentang jalur kendaraan umum yang kita inginkan.

"Mengapa Bapak tidak mencoba APTP 13? Itu trayek APTB baru yang melalui jalur ke rumah Bapak." Jelasnya suatu hari beberapa bulan lalu kepada saya. Sebuah informasi yang benar-benar membuat saya kagum. Karena keberadaan APTB jalur baru itu sungguh-sungguh beum saya ketahui. Dan ketika pulang kantar pada sore harinya, saya benar-benar menggunakan transportasi tersebut. Luar biasa.

"Mengapa Bapak tidak mencoba jalur Sunter, terus lanjut sampai Kemayoran, kemudian Bapak baru masuk TOL melalui pintu GT Ancol? Mungkin dari situ Bapak bisa memotong kemacetan di jalan TOL dari Sunter sampai Ancol yang menjadi langanan macet?" demikian ia berpendapat ketika saya bercerita tentang macetnya jalan Tol ke Bandara Soeta suatu hari.

Begitulah anak didik saya yang sering saya dan teman-teman menyebutnya sebagai Guru Bsar Transportasi. Hebat luar biasa.

Jakarta, 7-9 Mei 2014.

Tidak ada komentar: