Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

31 Desember 2013

Kpl

Inilah catatan iseng saya sepanjang  perjalanan Jakarta-Yogyakarta-Jakarta pada akhir Desember 2013. Tidak ada yang penting dalam catatan saya kali ini. Namun saya berpikir bahwa apa yang saya catat ini akan menjadi catatan perjalanan sejarah dikemudian hari nanti. Utamanya te tang rute perjalanan yang saya pilih untuk saya lalui, juga tentang kpl, kilo meter per liter. Sebuah ukuran yang pada hari ini menjadi pembanding untuk tingkat kehematan pengkonsumsian bahan bakar kendaraan.

Perjalanan kami mulai dengan rute Jakarta-Jawa Barat-Jawa Tengah-DI Yogyakarta. Jarak tempuh dari odometer yang ada adalah 464 kilometer. Konsumsi bahan bakar yang dibutuhkan ada,ah 34 liter. Yang artinya, bahwa dalam perjalanan pergi tersebut,  konsumsi bahan bakar untuk kendaraan adalah 13,5 kpl.

Perlu saya sampaikan bahwa jalur yang saya pilih di Jawa Barat adalah; Purwakarta-Kalijati-Subang-Kadipaten-Plumbon-dan lanjut ke Pejagan di wilayah Jawa Tengah.

Sedang jalur jalan di wilayah Jawa Tengah yang saya pilih adalah; Pejagan-Ketanggungan-Prupuk-Bumiayu-Ajibarang-Wangon- dan terus lanjut ke arah timur hingga masuk Daerah Istimewa Yogyamarta.

Bagaimana dengan jalur yang saya pilih untuk kembali ke Jakarta, dengan jarak tempuh 495 kilometer, dengan mengambil titik awal pencatatan adalah rest area Ambarketawang di daerah Gamping, Yogyakarta? Yaitu;Yogyakarta-Kebumen-Buntuk- wangon-Ajibarang-Bumiayu-Prupuk-Ketanggungan-Pejagan- terus lanjut ke jalur Pantura di Jawa Barat.

Dengan jelajah seperti itu, saya mencatat bahwa konsumsi bahan bakar kendaraan adalah 13,9 kpl. Begitulah sekedar catatan subyektif perjalanan saya untuk akhir tahun 2013 itu.

Jakarta,13.12.13

Tidak ada komentar: