Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

17 February 2012

Dari Cerita Pendek, Guru Tahu Kisah Nyata Anak

Sebagai guru, kami ikut terharu menyaksikan drama pengakuan anak dalam bentuk cerita pendek. Sebuah kisah tentang kenestapaan generasi muda akan perilaku manupulatif yang dipertontonkan kedua orangtuanya kepadanya. Dan manipulasi itu terbongkar dengan ketidaksengajaan olehnya sendiri. Cerita yang melukiskan kehancuran rasa percaya dirinya dihadapan teman-teman sepergaulannya.

Guru anak tersebut menyampaikan kepada saya untuk sekedar bahan pemikiran betapa anak-anak kami di kelas, sebagiannya adalah anak-anak yang datang ke sekolah tidak hanya sekedar menuntut ilmu atau kepandaian, baik kepintaran kognitif saja tetapi semoga kami mampu meberikan kecerdasan afeksi dan tindakan, namun mereka datang ke sekolah juga membutuhkan kasih dan sayang. Dua hal yang pasti tidak pernah akan mereka ungkapkan atau bahkan mungkin tidak terungkapkan.

Tugas Membuat Cerita Pendek

Cerita itu berawal ketika guru harus memberikan tugas kepada semua siswa untuk membuat cerita pendek sebagai akhir dari semester ganjil. Cerita yang harus dikumpulkan minimal dalam 2 halaman A4. Yang dapat ditulis dengan komputer atau tulisan tangan. Dan harus terkumpul paling lambat satu pekan sebelum ujian semester berlangsung.

Guru akan membuat ringkasan dari seluruh cerita yang masuk, dimana ringkasan itu akan menjadi pembuka bagi seluruh cerita pendek dalam bentuk kumpulan cerita pendek yang di jilid menyerupai buku. Usaha guru untuk membuat ringkasan itu mengharuskan guru membaca seluruh cerita dan sekaligus membuatkan catatan-catatan atas cerita yang dibuat anak. Karena guru itu adalah penikmat cerita, maka membaca seluruh karya siswa tanpa kecuali itu menjadi bagian yang manikmatkan.

Dan dari seluruh cerita yang ada tersebut, guru akhirnya sepakat untuk memilih cerita pendek yang berkisah tentang seorang anak yang menemukan surat cerai ayah ibunya pada tumpukan dokumen yang akan ia cari. Dimana sang anak sedang mencari dokumen yang berupa akte kelahiran.

Dimana penemuan akte cerai itu justru menjadi jawaban paripurna sang anak atas kejanggalannya selama ini. Kejanggalan dan juga sekaligus pertanyaannya tentang hubungan yang 'anah' antara ayah dan ibunya, yang sayangnya tidak ada jawaban yang jelas, tegas, dan jujur dari keduanya, manakala ia mencoba bertanya kepada keduanya.

Guru baru menyadari bahwa kalau cerita yang ditulis anak itu merupakan kisah nyata yang dialaminya sendiri ketika guru memanggil si penulisnya untuk memberikan dorongan atas keberhasilannya membuat cerita yang runtut alurnya, dinamis ritme ceritanya, dan dahsyat klimaknya. Dan sang anak, dengan datar menutup 'diskusi' cerita pendek itu dengan menyatakan: Pak Guru, mungkin karena itu adalah kisah nyata saya...

Jakarta, 14-17  Februari 2012.

No comments: