Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

08 June 2016

Mendadak Menyanyi!

Seperti tahun-tahun sebelumnya, pada akhir tahun pelajaran ini semua unit sekolah kami melakukan kegiatan kolosal. Yaitu Pentas Kesenian yang disingkat Pensi dengan format operet di KB/TK dan drama musik di tingkat SD dan SMP. Semua kegiatan dilaksanakan di gedung teater. Untuk operet di KB/TK di Gedung Pewayangan, Jakarta, Untuk SD dan SMP di Teater Besar Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Operet KB/TK sepenuhnya mengandalkan rekaman, meski demikian semua lagu pengiringnya adalah lagu yang diciptakan sesuai dengan teman operet yang dipentaskan. Sedang untuk pertujukan SD dan SMP sepenuhnya live. Tidak menggunakan rekaman, termasuk musik pengiringnya. Sementara untuk lagu-lagunya, jika di tingkat KB/TK guru yang menulis syairnya, maka di SD dan SMP syair ada yang ditulis oleh siswa. 

Dan hal yang unik lainnya adalah, seluruh siswa yang ada di unit sekolah yang ada menjadi pemain tidak ada kecuali. Semua berada di panggung dalam alur skenario yang telah dibuat oleh teman-teman guru yag tergabung dan Komite Pensi Sekolah.

Alhamdulillah pelaksanaan Pensi ini semuanya berjalan dengan lancar dan luar biasa hebat. Sebagaimana yang disampaikan oleh para orangtua siswa dan juga beberapa diantara ada eyang yang menyampaikannya kepada saya langsung ketika kami bertemu di pintu keluar gedung pertunjukan.

Selain sukses, saya juga membuat catatan istimewa kepada anak-anak yang ternyata dengan penuh rasa percaya diri melantunkan sekaligus mengumandangkan suara lantangnya di panggung dalam menyanyikan lagu. Ini hal yang membuat saya terkagum mengingat beberapa anak tersebut selama ini tidak pernah terlihat dan muncul untuk menyanyikan lagu. Baik di acara kelas atau acara sekolah selain Pensi. Kok bisa? Tetapi itulah kenyataanya. Dan mereka tidak sekedar melantunkan sebuah lagu tetapi juga menghayati sekaligus berakting di panggung yang seluas lapangan basket!

"Suara saya cempreng Pak" kata salah seorang diantara siswa itu ketika dirinya ditunjuk untuk menyanyikan lagu dalan sebuah scene pertunjukan kepada guru musik yang membimbingnya.

"Saya butuh suaramu yang warnanya sesuai dengan karakter drama kita. Dan di sekolah ini hanya kamu yang memiliki suara yang pas dengan karakter pemerannya." Kata gurunya memberikan keyakinan kepada siswa untuk tetap berlatih dan menghafal syair yang harus disenandungkan di atas panggung.

Dan bagaimana ketika anak itu benar-benar menyanyi? Saya harus keluar dari ruang kerja ketika suara khasnya itu melantun di hall sekolah ketika mereka semua melakukan latihan menjelang hari pertunjukan. Dan saya seperti menemukan jenis suara yang berbeda dan asing ketika beberapa mereka harus memerankan sebagai penyanyi...

Jakarta, 8 Juni 2016.

No comments: