Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Pembaca, terima kasih untuk membuka lembaran catatan perjalanan saya ini. Semoga Anda mendapatkan sesuatu yang positif darinya. Namun jikapun tidak, semoga Anda tidak merasa telah membuang waktu Anda dengan sia-sia. Semoga kita selalu dibukakan pintu kemudahan dan kekuatan dalam menunaikan tugas kita masing-masing. Amin.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb.

Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

08 November 2013

Cerita Guru tentang Calon Siswa Kami

Dia tampak sebagai anak yang Luar biasa cerdas. Demikian teman kami yang bertugas melaluia observasi kepada seorang calon siswa kami sepanjang hari yang lalu. Sebuah komentar yang sungguh membuat saya pribadi ikut kagum. Dan sekalgus berkeinginan untuk melihat secara langsung tentang siswa yang diceritakan tersebut.

"Dari mana íbu melihat lalu kemudian menyimpulkan bahhwa calon itu cerdas? Apa yang menjadi indikator dari kesimpulan íbu?" Tanya saya lebih lanjut. Ada rasa ingin tahu yang begitu besar untuk menjadi bahan belajar saya tentunya. Pertanyaan yang didorong oleh sebuah indikator cerdas. Apa saja indikator itu sehingga begitu yakin memberikan klasifikasi cerdas pada seorang calon siswanya.



"Dari bentuk komunkasinya yang begitu mengagumkan. Belum pernah saya selama ini melihat anak seusia TKB mampu menggunakan bahasa verbal dan tubuh dalam berkomunikasi di ranah sosial yang begitu mengagumkan. Dan anak itu memberikan pengalaman baru buat saya Pak." Jelas guru itu kepada saya.



"Maksud Ibu dengan belum pernah? Dengan komunikasi? Apa itu?" Desak saya labih lanjut.


"Anak itu, dihadapan saya yang sedang mengobservasi mengatakan kepada Bundaya bahwa sekolah ini yang dipilihnya. Dan kata yang disampaikan kepada Bundanya adalah; Bunda, ini pilihan aku ya. Bunda tidak bisa menolak!, Jadi ini adalah keputusan yang belum pernah saya dengar  selama ini dari seorang calon siswa di TK Pak." Jelas Ibu guru itu.

Dan dari sekilas cerita guru tersebut, saya benar-benar ikut serta menantikan kedatangan calon siswa kami itu untuk segera bergabung dengan teman-temannya di TK dimana kami sebagai guruna. Dan kami yakin, ini adalah lahan baru bagi kami untuk tumbuh dan belajar. Semoga!

Jakarta, 31 Oktober-8 Nopember  2013.

Tidak ada komentar: