Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

15 Juni 2013

K-13 #8; Bagaimana Membelajarkan Siswa?

Mungkin inilah yang menjadi pertanyaan teman-teman ketika akan mengajar anak didiknya di sekolah, manakala  kami di sekolah mendiskusikan, membicarakan tentang bagaimana teknis pelaksanaan atau penerapan Kurikulum 2013. Yaitu bukan lagi tentang konsep kurikulum itu sendiri, tetapu yang jauh lebih praktis adalah tentang bagaimana teman-teman itu ketika sedang mengajar masalah perkembangbiakan di dalam kelas?

Lalu saya sendiri segera berpikir tentang bagaimana memberikan pelatihan buat guru-guru. Pikiran ini lahir karena saya merasa bahwa disinilah lokasi tanggungjawab saya. Yaitu menemani teman-teman di sekolah dalam semua situasi dan kondisi. Termasuk didalamnya adalah membelajarkan semua atau seluruh materi pelajaran dalam kerangka Kurikulum 2013! Apa materi yang akan saya berikan dan bagaimana membelajarkannya nanti ketika saya membuat pelatihan untuk mereka? Dua hal yang sampai sekarang masih menjadi tugas yang belum mampu saya rumuskan.

Terus terang saja, inilah bagian penting yang sekarang menjadi tugas yang belum juga mampu saya pecahkan. Saya berpikir mengapa tugas seperti ini sekarang menjadi sulit bagi saya? Ini barangkali, menurut saya, karena saya telah begitu lama meninggalkan dunia mengajar secara formal di dalam kelas. Selain saya pun tidak begitu sering lagi melihat bagaimana guru-guru mengajar di kelas. Jadilah saya ini seperti apa yang saya alami sekarang ini.

Pernah ada ide lahir untuk mencoba membuat praktek mengajar di kelas dengan materi rambu-rambu lalu lintas. Atau juga pernah terlintas ide untuk mengajarkan tentang nomor kendaraan bermotor di Indonesia. Tapi kemudian ide itu buntu ketika sudah sampai kepada kegiatan belajarnya. Bagaimana kalau saya membuatkan aktivitas belajarnya dengan menggabungkannya dengan prmbelajaran geografi, yaitu dengan belajar peta?

Tapi, semalam, ketika tanda nomor kendaraan tersebut telah selesai saya buat dalam bentuk presentasi, saya kembali berpikir. Apakah tidak sebaiknya saya bagi saja teman-teman guru yang menjadi beberapa kelompok, yang adalah seluruh peserta pelatihan itu. Yang kemudian untuk setiap kelompoknya saya berikan tugas membuatkan.mulai dari perencanaan mengajar hingga model pembalajarannya serta mendramatisasikannya?

Adakah usulan dari pembaca catatan ini?

Jakarta, 15 Juni 2013.

Tidak ada komentar: