Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

18 Mei 2011

Pak Menteri, Masih ada Hari 'Kejepit' Lagi!


Masih akan ada lagi hari 'kejepit nasional' lagi. Teman-teman sering menyebut dengan singkatan 'harpitnas', yang adalah akronim dari hari 'kejepit' nasional. Hari 'kejepit'? Ya memang itulah kenyataannya. Sebuah ungkapan yang kok ya ngak pas. Biasanya yang kejepit itu jari tangan (?). Ada juga istilah yang sebenarnya tidak pas. Misalnya ungkapan bahwa soal ulangan atau oal ujiannya 'bocor'. Kan yang bocor seharusnya ember, genting, tapi di masyarakat kita istilah soal ulangannya bocor atau ujian yang bocor, sudah menjadi maklum nasional.

Baiklah, terlepas dari ungkapan yang mungkin akan memancing Anda yag konsen kepada kebakuan dari istilah, saya akan kembali kepada persoalan yang sangat ingin saya sampaikan dalam tulisan ini. Yaitu ajakan kepada kita semua untuk sama-sama mengingatkan kepada Pak Menteri kita, apakah Jumat tanggal 3 Juni nanti akan menjadi hari libur atau hari cuti bersama?

Mohon maaf ini harus saya sampaikan, mengingat Senin tanggal 16 Mei lalu saya dengan amat sangat terpaksa tidak patuh kepada himbauan Bapak. Tidak ada maksud lain. Itu hanya kendala teknis yang saya alami. Karena saya baru mendapat berita sekitar pukul 16.00, pada hari Jumat tanggal 13 Mei, dimana seluruh siswa saya pada saay itu telah pulang semua. Dan sebagian besar guru kami juga telah pulang. Selain itu, perlu juga saya sampaikan disini bahwa Sabtu adalah hari libur kami.

Saya hanya berpikir, terlalu buruk jika untuk libur yang tidak dikarenakan sesuatu yang darurat, lalu kami umumkan Senin tanggal 16 Mei sebagai cuti bersama tidak melalui surat resmi sekolah tetapi melalu jaringan komunikasi seluler yang kami telah buat. Kecuali jika informasi libur mendadak tersebut karena sesuatu yang darurat.

Oleh karenanya, sekali lagi saya mohon maaf untuk tidak mematuhi SKB yang Bapak-Bapak Menteri sudah putuskan. Sekolah kami tetap masuk seperti biasa pada Senin tanggal 16 Mei lau. Kami amat sangat menghargai atas gerak cepat Bapak-Bapak yang meski dengan waktu yang mepet tetapi masih mampu membuat keputusan untuk kami.

Mengingat kejadian itulah, maka kami mengingatkan Bapak-Bapak, bahwa masih ada hari 'kejepit' lagi. Tepatnya pada Jumat, 3 Juni 2011. Apakah juga menjadi hari libur cuti bersama? Kami menunggu keputusan itu segera, tentunya sebelum hari Selasa, 31 Mei 2011, agar supaya kami bisa mengirim surat untuk para orangtua siswa, dan supaya kami juga dapat membuat rencana mau kemana liburan empat hari itu.

Jakarta, 18 Mei 2011

Tidak ada komentar: