Masjid Raya Samarinda

Masjid Raya Samarinda

Sianok

Sianok
Karunia yang berwujud keindahan sebuah ngarai.

Drini, Gunung Kidul

Drini, Gunung Kidul

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Dari Bukit Gundaling, Berastagi.

Senggigi

Senggigi

16 June 2009

Jangan Pernah Merasa Lelah


Jangan pernah merasa lelah. Demikian saya mengirimkan SMS untuk teman-teman yang kebetulan sedang mendampingi siswa yang sedang trip ke luar kota. Dengan SMS ini saya ingin mengajak teman saya untuk tidak pernah mengeluh atas tugas yang diterima. Tidak menghitung berapa ongkos yang telah diikhtiarkannya dalam menemani siswa atau membimbing siswa. Dan jangan sampai menjadi pelit atas kontribusi pengembangan generasi.

SMS ini saya tulis setelah saya sendiri ikut serta dalam rombongan itu meski setengah jalan. Dan sekaligus mengikuti dan hanyut dalam kegiatan tersebut. Menemani remaja melakukan perjalanan wisata. Yang melelahkan fisik bagi kita, tetapi tidak bagi remaja-remaja itu. Dan disinilah saya merasakan kekalahan.

Kekalahan karena ketika saya sudah benar-benar letih fisik saat harus berjaga di dalam gerbong kereta dan sesekali lelap dalam tidur ayam, dan ketika saya tersadar mendapati remaja yang menjadi tanggung jawab saya tersebut masih tampak sehat wal 'afiat untuk bertukar tempat duduk atau pergi ke restorasi yang dipenuhi asap rokok pengunjung dan bisingnya irama dangdut. Dan kekalahan masih terus berlanjut pada malam-malam berikutnya, ketika perjalanan masih berlangsung.

Tekad untuk terus menerus menemani mereka adalah sebuah komitmen tanggungjawab kami ketika perjlanan tersebut masih berbingkai edukasi. Dan tekad itu harus mewujud dalam bentuk kekuatan fisik dan kesejukan hati.

Kekuatan fisik, karena kita dituntut untuk selalu berada disamping mereka. Keberadaan kami ini tentunya tidak berarti atau bermaksud sebagai kekang untuk semua apa yang menjadi impian remaja kami itu. Tetapi untuk memberikan kapastian bahwa remaja kami selalu berjalan dalam fitrah hanifnya.

Namun karena kekuatan fisik yang kadang kurang prima, menjadikan keberadaan kami tertinggal dibanding remaja kami. Misalnya, ketika larut sudah datang, dan kamipun harus memastikan bahwa seluruh remaja kami menggunakannya untuk istirahat, kami masih dikejutkan adanya satu kelompok remaja kami yang lolos dari pengawasan kami. Mereka ternyata masih memilki tenaga penuh untuk mengecoh kami. Dan kami mengaku kalah satu kosong.

Kesejukan hati, karena saya selalu berpikir bahwa apa yang mereka perbuat bukan sesuatu yang menjadi delik pelanggaran. Mereka adalah tunas yang sedang mencari hangatnya sinar matahari. Karenanya perlu keluasan kesabaran yang tiada berbatas.

Mengingat itu semuanya, ketika saya pribadi harus meninggalkan teman kami yang masih melanjutkan perjalanan wisata bersama siswa kami yang remaja untuk kembali kepada tugas kami di kantor, saya menuliskan SMS untuk menyemangati teman-teman yang tengah berjuang. SMS yang berisi semangat agar teman-teman saya itu tidak menjadi pengeluh saat mendapati siswanya yang kurang sesuai dengan apa yang diinginkannya. Saya ingin menyampaikan bahwa apa yang kita lekukan itu sepenuhnya untuk pelayanan kepada investasi masa depan. Oleh karenanya: jangan pernah merasa lelah!

Jakarta, 16 Juni 2009.

No comments: